Hari Perhubungan Nasional, Kemenhub Gelar Bersih-Bersih Laut di Palembang

Hari Perhubungan Nasional, Kemenhub Gelar Bersih-Bersih Laut di Palembang

Sebagai serangkaian Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2022, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melakukan Pergerakan Bersih Laut dan Pantai di daerah Area Navigasi Kelas I Palembang.

Aktivitas bersih pantai dan laut ini mengikutsertakan sekitaran 300 peserta yang dari 33 lembaga dan partner kerja yang dikerjakan pada 5 (lima) titik lokasi, yakni di Pelabuhan Area Navigasi Palembang, Pelabuhan Penumpang Dermaga Boom Baru, Pelabuhan Pelindo, Mushola Lawang Kidul dan sekelilingnya dan Pelabuhan 16 Ilir.

Kepala Area Navigasi Kelas I Palembang Marta Hardisarwono menjelaskan, aktivitas ini sebagai salah satunya cara riil dalam usaha pelindungan lingkungan maritim supaya bersih dari sampah di perairan dan pesisir Kota Palembang.

“Lewat aktivitas ini diharap bisa tingkatkan rasa kepedulian dan keterlibatan warga dalam jaga lingkungan pesisir dan muara untuk membuat lingkungan yang bersih dan lestari,” kata Marta,

Disamping itu, arah yang lain yakni tingkatkan bersilahturahmi dan kerja sama lintasi bidang dalam pengendalian sampah dari muara dan pesisir yang searah dengan Ketentuan Pemerintahan Republik Indonesia Nomor 83 Tahun 2018 mengenai Pengatasan Sampah Laut.

Faksinya berterima kasih atas keterlibatan semua lembaga berkaitan dan partner kerja yang sudah memberikan dukungan aktivitas itu.

“Terima kasih ke semua pihak yang turut serta dalam aktivitas ini. Mudah-mudahan kita dimulai dari warga pesisir, beberapa karyawan Kementerian Perhubungan dan beberapa stakeholder bisa memberikan tanggung-jawab pada kebersihan sekitaran yang pada akhirannya bisa tingkatkan keproduktifan kerja, kenyamanan dan tentu saja merealisasikan lingkungan yang sehat,” tutupnya.

Seterusnya dilaksanakan penyerahan alat kerja bersih pantai dan laut secara simbolik oleh Kepala Disnav Kelas I Palembang, Staff Pakar Walikota Palembang, GM. Pelindo Regional II Cabang Palembang, perwakilan KSOP Kelas II Palembang, dan Dinas Perhubungan Kota Palembang.

See also  Mobil Penumpang Kecebur ke Laut, ASDP Tutup Dermaga 2 Pelabuhan Merak

Kemenhub Loyalitas Mewujudkan Pelindungan Lingkungan Maritim RI

Sebagai wujud loyalitas dalam jaga pelindungan lingkungan maritim, Pemerintahan Indonesia lewat Kementerian Perhubungan Laut cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melangsungkan aktivitas Pilot Launch Compliance Pantauan and Enforcement (CME) Marine Environment Protection of the South East Asian Seas (MEPSEAS) Proyek.

Aktivitas ini dikerjakan secara nasional berbentuk pelatihan atau training Pengecekan Pengaturan Mekanisme Anti Teritip (Anti Fouling Sistem) dan Mekanisme Management Air Balas (Ballast Water Manajemen) yang dituruti oleh Port State Kontrol Officer (PSCO) dan Marine Inspector (MI) atau Flag State Inspector (FSI) dari 5 (lima) Dermaga yang sudah diputuskan sebagai Dermaga Kunci dari Project MEPSEAS ini, yaitu Dermaga Tanjung Priok, Belawan, Tanjung Perak, Batam, dan Banten.

Buka aktivitas, Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Ahmad Top yang sebagai wakil Direktur Jenderal Perhubungan Laut sampaikan apresiasinya ke semua anggota National Task Force, National Consultan, National Experts dan semua PSCO dan MI dan surveyor yang ikuti aktivitas yang hendak selekasnya diadakan

“Kita harus kerja bersama untuk pastikan dan perbanyak kontributor yang terus-menerus pada kemajuan ekonomi hijau dan pelindungan terus-menerus pada lingkungan maritime kita. Peranan aktif kita dalam MEPSEAS Proyek ini ialah bentuk riil jika kita mempunyai loyalitas yang sama di dalam jaga dan membuat perlindungan lingkungan maritim kita,” tegas Top pada pembukaan aktivitas yang diadakan di Hotel Grand Orchardz Kemayoran

Perkembangan

Top mengutarakan, jika Indonesia sudah membuat perkembangan yang paling baik pada Proyek ini. Indonesia sudah mengadakan CME National Workshop dan menuntaskan 14 (empat belas) Port Biological Baseline Survei sebagai keperluan detil project Indonesia di tahun 2021.

Selanjutnya, pada Maret 2022, Workshop Tehnis BWM dan AFS untuk PSCO sukses dikerjakan. Dan yang paling akhir ialah formalisasi Document Tutorial Nasional lewat penerbitan Surat Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Laut.

See also  Pasangan saya tampaknya berpikir dia bisa melakukan lebih baik dari saya.

“Dengan begitu, sesudah menuntaskan jadwal aktivitas sepanjang lima ini hari, saya percaya kita bisa menuntaskan semua pekerjaan kita dalam project ini dan bisa menyampaikannya pada Regional Rapat yang hendak diadakan di Vietnam pada 25 s.d 27 Oktober 2022 kedepan,” ujar wahid.