Ahli Sebutkan Data PeduliLindungi yang Dibocorkan Bjorka Benar

Ahli Sebutkan Data PeduliLindungi yang Dibocorkan Bjorka Benar

Ahli keamanan cyber Pratama Dahlian Persadha menjelaskan, beberapa contoh data pemakai PeduliLindungi yang dipasarkan peretas Bjorka benar sesudah dilaksanakan pengecekan.

Menurut Pratama, data PeduliLindungi yang bocor dan diperhitungkan benar ialah nomor induk kependudukan (NIK) pada ktp (KTP). “Saat dilihat apa data ini benar memakai program pengecek nomor KTP, karena itu data ini valid terdata di data kependudukan,” kata Pratama.

Pratama yang disebut chairman instansi penelitian cyber Communication dan Information Sistem Security Research Center (CISSReC) mengecek data kisah lokasi yang disinggahi beberapa pemakai PeduliLindungi.

“Apabila dicheck selanjutnya pada contoh datanya, ada beberapa koordinat lokasi yang bersamaan dengan feature check-in PeduliLindungi di beberapa tempat khalayak,” tutur Pratama.

Pratama menjelaskan, data yang di-claim oleh Bjorka sejumlah 3,250,144,777 dengan keseluruhan ukuran capai 157 Gigabyte jika pada kondisi tidak dikompres. Data sampelnya, kata Pratama, dipisah jadi 5 file yakni data pemakai sekitar (94 juta), account yang telah disortir (94 juta), data vaksinasi (209 juta), data kisah check-in (1,3 miliar), dan kisah pencarian contact sekitar 1,5 miliar.

Data PeduliLindungi itu dipasarkan oleh Bjorka pada harga 100.000 Dollar Amerika Serikat atau sekitaran Rp 1,5 miliar, berbentuk uang kripto BitCoin.

“Hingga kini sumber datanya belum juga tahu, Tetapi masalah asli atau tidak data ini cuma lembaga yang turut serta dalam pembikinan program PeduliLindungi yakni Kominfo, Kementrian BUMN, Kemenkes dan Telkom,” sebut Pratama.

Pratama menjelaskan, sekarang ini beberapa instansi yang berkaitan wajib melakukan audit lengkap dan forensik digital buat cari darimanakah sumber kebocoran data PeduliLindungi sampai dapat diambil oleh peretas Bjorka.

“Perlu dilihat dulu mekanisme info dari program PeduliLindungi yang datanya dibocorkan oleh Bjorka dengan pengujian yang lengkap dan digital forensic,” tutur Pratama.

See also  Manfaat Daun Kersen: Jamu Beri Pencegah Infeksi dan Pemudar Sisa Cedera

Menurut Pratama, bila diketemukan sela keamanan pada mekanisme PeduliLindungi, karena itu memiliki arti kemungkinan memang terjadi peretasan dan perampokan data. “Tetapi, jika betul-betul tidak diketemukan sela keamanan dan tapak jejak digital peretasan, ada peluang kebocoran data ini muncul karena insider atau data ini bocor oleh orang dalam,” sebut Pratama.

Awalnya, Bjorka mengungkapkan 44 juta data program MyPertamina dan dipasarkan lewat website yang sama. Bjorka mengeklaim meretas data MyPertamina sejumlah 30 Gigabyte atau 6 Gigabyte terkompresi yang terbagi dalam nama, e-mail, NIK, NPWP, nomor telephone, alamat, tanggal lahir, tipe kelamin, dan pendapatan pemilik data, dimulai dari setiap hari, bulan, dan tahun.

About admin

Check Also

Ismail Berlubang Tegaskan Tidak Pernah Bertemu Kabareskrim Polri Agus Andrianto

Ismail Berlubang Tegaskan Tidak Pernah Bertemu Kabareskrim Polri Agus Andrianto Penyidik Dittipidter Bareskrim Polri telah …